SEMARAK 1 MUHARRAM, PELAJAR BANDA ACEH PAWAI JALAN KAKI

Banda Aceh – Pelajar di Banda Aceh mengikuti pawai dengan berjalan kaki mengitari jalan protokol untuk menyemarakkan tahun baru Islam 1 Muharam 1439 H. Peserta pawai dilepas Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di Lapangan Blang Padang.

Pantauan detikcom, peserta pawai dibagi berdasarkan sekolah dan usia. Anak Paud dan Taman Kanak-kanak berjalan paling depan dan rute yang ditempuh tak terlalu jauh. Setelah itu, disusul pelajar Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

Para peserta pawai terlihat antusias berjalan kaki di bawah terik mentari. Mereka membawa berbagai alat peraga dan mengumandangkan syair-syair Islam serta salawat. Masyarakat ikut menyaksikan dengan berdiri di pinggir-pinggir jalan.

Untuk rutenya, siswa tingkat Paud dan TK berjalan mulai dari Lapangan Blang Padang melintasi Pendopo Gubernur Aceh dan berakhir di Museum Aceh.

Wali Kota Aminullah ikut berjalan kaki bersama peserta pawai hingga ke Meuligoe gubernur Aceh.

Sedangkan tingkat SD,SMP dan SMA jalan kaki dari lapangan Blang Padang melintasi Pendopo Gubernur Aceh, Masjid Raya Baiturrahman, kemudian ke Arah Jambo Tape dan jalan Pocut Baren. Rute selanjutnya yaitu Simpang 5 dan berakhir di Lapangan Blang Padang.

“Pawai dalam rangka memperingati tahun baru Islam ini merupakan salah satu bentuk manifestasi atas kesungguhan kita mengagungkan kebesaran islam, karena Islam adalah pedoman kehidupan (way of life),” kata Aminullah dalam sambutannya, Kamis (21/9/2017).

“Kami berharap pelaksanaan pawai ini, dapat mendorong semangat hijrah umat Islam, menuju perubahan dan kemajuan di Aceh umumnya dan khususnya Kota Banda Aceh,” jelasnya.

Aminullah mengajak masyarakat Kota Banda Aceh untuk menyambut tahun baru Islam dan mengisinya dengan hal-hal positif. Ia juga mengajak masyarakat untuk merenung kembali catatan-catatan amal selama setahun belakangan.

“Mari kita isi lembaran-lembaran kertas putih dengan tinta emas demi kesuksesan dimasa mendatang. Dan marilah kita tengok ke belakang sejenak dalam lembaran-lembaran yang penuh dengan catatan-catatan, jadikanlah hal itu pengalaman dan bahan instropeksi, yang baik dapat kita ambil dan mana yang buruk kita buang atau singkirkan,” ungkap Amin

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-3652698/semarak-1-muharam-pelajar-di-banda-aceh-pawai-jalan-kaki

Leave a Reply