Menikmati Secangkir Kopi Khas Aceh

Kopi Solong, kopi khas dari Aceh

Kopi Solong, kopi khas dari Aceh

Sebuah penelitian sepanjang 13 tahun –dan melibatkan lebih dari 400 ribu orang– yang dilakukan oleh National Cancer Institute dan diterbitkan di ‘New England Journal of Medicine’, menyimpulkan bahwa peminum setia kopi memiliki resiko kematian dini 16 persen lebih kecil. Nah, kopi juga memiliki manfaat yang menuntungkan buat kesehatan beberapa diantaranya yaitu mencegah penyakit batu empedu, dapat mencegah depress, dapat meningkatan memori, dan mengandung antioksidan tinggi

Budaya minum kopi (ngopi) sangat lekat di aceh baik itu dari usia remaja maupun yang tua. Kopi Aceh juga sudah dikenal di masyarakat dunia. Terlebih setelah bencana Tsunami pada 26 Desember 2004 silam. Banyak relawan-relawan asing yang berdatangan ke Serambi Mekah, dan mereka sering berkumpul di warung warung kopi melepas kepenatan dan lelah sambil menikmati kopi. Ada beberapa sajian cara membuat kopi, Beragam orang menyebutnya, ada kopi pancung (setengah gelas), kopi tubruk (bersama ampas), kopi sareng (saring), tapi yang lebih populer adalah kopi Ulee Kareng. Sudah menjadi keharusan bagi warga Aceh mengajak tamu-tamunya untuk mencicipi kopi. Setiap harinya, warung kopi dipenuhi oleh pelancong ataupun penduduk sekitar. Untuk dapat menikmatinya sahabat travel bisa langsung datang ke warung kopi solong (sangat recommended).

Siapa yang tak kenal warung kopi solong, berdiri sejak tahun 1974 oleh Muhammad solong atau Abu Solong yang pada saat itu warung kopi ini dinamai “Jasa Ayah”. Solong memang unik, selain namanya yang tak biasa makna Solong tak banyak diketahui orang. Menurut Cek Nawi, penerus usaha warung kopi ‘Jasa Ayah’, Solong hanyalah nama panggilan ayahnya ketika masih bekerja pada orang Tionghoa di Peunayong atau suatu kawasan pemukiman etnis Tionghoa di Banda Aceh.

Proses Penyaringan Kopi

Proses Penyaringan Kopi

Seiring berkembangnya usaha dan banyak pelanggan-pelanggan yang datang, Cek Nawi sebagai pemilik Warung Kopi Solong  saat ini tetap menjaga kualitas kopi racikannya. Ia tetap memakai biji kopi pilihan dari Pidie dan Lamno, Aceh Jaya. Karena sudah menjadi tradisi dan budaya penduduk Aceh, jangan heran bila mereka mengajak wisatawan untuk ikut ngopi di Warung Kopi Solong.

Selain kualitas kopi yang disajikan solong juga memiliki karyawan-karyawan yang memberikan pelayanan yang ramah terhadap pelanggannya, maka tak jarang kita lihat orang-orang yang selalu datang ialah pelanggan setianya dikarenakan memiliki pendekatan yang sangat baik terhadap para konsumennya.

Solong juga menjual kopi bubuk yang sudah dikemas rapi, sehingga para pelanggan ataupun pelancong yang datang bisa membawanya pulang untuk dijadikan oleh-oleh Khas Aceh.

xbkdfFc_kedai,P20kopi,P20solong,P20aceh.jpg.pagespeed.ic.2YJpdxcCMg

“Tertarik untuk mencoba, kami tunggu kehadiran anda di Aceh.. ”

1. Tour Tsunami Banda Aceh 4D3N

2. Tour Tsunami Banda Aceh 3D2N