Membuat kue tradisional Aceh, Timphan Srikaya

Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sedikit resep kue tradisional khas Aceh yaitu kue Timpan. Kue spesial ini disajikan di hari raya idul fitri maupun idul adha,hal ini ialah tradisi turun temurun dan rahasia umum dikalangan masyarakat Aceh, bahkan hingga memiliki ungkapan atau peribahsa seperti ini “Uroe goet buluen goet Timphan ma peugoet beumeuteme rasa” (Hari baik bulan baik Timphan ibu buat harus dapat kurasakan). Namun kue ini juga ada di hari-hari biasa di warung kopi tertentu. Kue timpan memiliki varian isi mulai dari Srikaya, labu, pisang, dan juga parutan kelapa yang sudah diolah.

Timpan

Timphan Srikaya Aceh

 

Langsung saja saya akan membagikan resepnya, yaitu timpan isi srikaya karena timpan isi srikaya yang paling terkenal.

Bahan kue Timpan antara lain:

  • Pisang raja dihaluskan 250 gram
  • Tepung ketan 200 gr
  • Santan kental 2 sdm
  • Air kapur sirih 1 sdm
  • Garam1/4 sdt

Bahan Srikaya :

  • Telur ayam 1 gelas duralex panjang
  • Gula pasir 1 gelas duralex panjang
  • Santan kelapa kental 1 gelas duralex panjang (1/4 nya pati daun pandan)
  • Jintan manis (halus) 1 sendok teh
  • Vanili ½ sendok teh
  • Kayu manis 1 cm

Cara membuat :

  1. Campur semua bahan dasar, aduk tepung ketan dan pisang yang sudah dihaluskan. Lalu masukkan santan, air kapur, dan garam. Aduk hingga merata, adonan ini digunakan untuk kulit.
  2. Kocok telur dan gula hingga kental, lalu masukkan santan kental. Aduk rata, tambahkan jintan manis, dan kayu manis . Masak hingga kental, angkat kemudian beri vanili dan aduk rata lagi. Dinginkan dan gunakan sebgai isi timpan.
  3. Ambil daun pisang muda yang sudah dipotong-potong kurang lebih 15 x 20 cm. Oleskan daun dengan minyak kemudian ambil adonan kulit pipihkan, kemudian isi dengan srikaya, gulung, dan bungkus.
  4. Kue siap dikukus hingga matang kurang lebih 10-15 menit. Angkat dan sajikan.

Selamat mencoba. 🙂